Indosteger
Indosteger adalah platform jual dan sewa scaffolding dengan proses produksi menggunakan teknologi tinggi dan bahan berkualitas sehingga hasil produksi berstandard nasional.
Kekurangan alat konstruksi bukan menjadi halangan berjalannya proyek pembangunan, karena ada cara menyambung besi hollow tanpa las yang bisa digunakan. Salah satu keunggulan besi hollow adalah bentuknya ringan jadi mudah dimodifikasi. Peralatan yang dibutuhkan juga tidak rumit, cukup gunakan peralatan pertukangan biasa yang sering digunakan.
Banyak sekali orang yang memanfaatkan material besi hollow untuk keperluan konstruksi bangunan. Keunggulan utamanya adalah material ini bisa dimanfaatkan sebagai alternatif fondasi. Meskipun ukurannya lebih ringan, besi hollow dianggap lebih kuat dalam menopang bangunan.
Sifatnya yang tahan karat juga membuat besi hollow dipilih sebagai material bangunan eksterior. Hanya dengan besi hollow, kita bisa membangun berbagai macam eksterior, mulai dari rangka kanopi, pagar, plafon dan sebagainya. Akan lebih baik jika besi hollow-nya dilapisi dengan cat supaya tampilannya tidak hanya lebih berwarna, tapi juga tahan terhadap segala cuaca.
Baca Juga: Ragam Ukuran Besi Hollow untuk Kanopi
Berbagai keunggulan besi hollow di atas membuat material ini mulai dilirik oleh kontraktor bangunan. Harganya pun relatif murah, sesuai dengan ukuran rongga dan ketebalannya. Semakin tebal bahannya, semakin besar pula kapasitas bangunan yang bisa ditopang oleh besi hollow.
Permintaan besi hollow yang menggunung juga dirasakan oleh setiap toko bangunan, termasuk Indosteger. Bedanya, Indosteger menyediakan besi hollow yang lebih unggul dibandingkan lainnya, yakni dengan lapisan galvanis. Material galvanis dianggap lebih baik dibandingkan besi hollow biasa karena lebih tahan karat sehingga cocok digunakan untuk konstruksi bangunan dan eksterior. Anda bisa mengetahui informasi lebih lanjut mengenai harga hollow baja ringan 4x4 per batang di website ini.
Pekerjaan konstruksi yang menggunung membuat beberapa peralatannya harus digunakan dalam waktu bersamaan. Alhasil, penyambungan batang hollow pun harus tertunda demi menunggu peralatannya, yaitu las. Padahal, ada cara lain yang lebih praktis untuk menyambungkan besi hollow supaya pekerjaan konstruksi pun lebih cepat selesai.
Besi hollow (pipa besi kotak) menjadi material favorit di dunia konstruksi modern karena ringan, kuat, dan mudah dibentuk. Namun, tidak semua orang memiliki mesin las atau tukang las profesional di lokasi proyek. Menyambung besi hollow tanpa las menjadi solusi cerdas yang hemat biaya, cepat, dan tetap menghasilkan sambungan kuat untuk pagar, kanopi, rak, tangga, atau struktur ringan lainnya.
Artikel ini akan membahas secara lengkap teknik sambung besi hollow tanpa las menggunakan gerinda portabel dan palu, lengkap dengan tips agar hasilnya rapi, kuat, dan awet.
Hemat biaya: Tidak perlu sewa mesin las atau bayar tukang las.
Cepat dikerjakan: Cocok untuk proyek mendadak atau di lokasi tanpa listrik kuat.
Fleksibel: Bisa dilakukan di lapangan dengan peralatan sederhana.
Ramah pemula: Asal teliti, hasilnya tetap kokoh untuk beban ringan hingga sedang.
Catatan penting: Teknik ini paling cocok untuk struktur non-beban berat. Untuk konstruksi utama bangunan, tetap disarankan menggunakan las listrik atau MIG untuk kekuatan maksimal.
Sebelum mulai, siapkan:
Besi hollow (ukuran sama, misalnya 40x40 mm atau 50x50 mm)
Gerinda tangan / gerinda portabel + batu potong
Pensil marker permanen
Palu
Paku bor atau paku rivet (opsional)
Penggaris atau meteran
Kacamata safety, sarung tangan, dan masker debu
1. Persiapan dan Penggambaran Pola Potongan
Pola yang tepat adalah kunci sambungan yang kuat dan rapi.
Ukur dan tandai 1 cm dari ujung besi hollow pada setiap sisi.
Gambar garis lurus mengelilingi keempat sisi.
Pada dua sisi yang berhadapan, gambar garis diagonal sepanjang 1 cm menuju ke dalam.
Sambungkan ujung diagonal dengan garis lurus sejajar ujung besi.
Hasilnya: ujung besi hollow akan berbentuk seperti “segitiga” atau “lidah” yang bisa saling mengunci.
2. Memotong Pola dengan Gerinda Portabel
Potong mengikuti pola yang sudah digambar.
Jangan memotong terlalu dalam pada garis lurus utama — sisakan sedikit untuk kekuatan.
Buat lubang tipis (sekitar 2-3 mm) pada salah satu garis lurus agar besi lain bisa masuk seperti puzzle.
Lakukan pada kedua ujung besi yang akan disambung agar simetris.
Keselamatan: Selalu pakai kacamata dan sarung tangan. Potong di permukaan datar yang stabil.
3. Menyambung Besi Hollow
Masukkan ujung yang sudah dipotong satu ke lubang besi satunya.
Tekuk lidah besi menggunakan palu secara perlahan hingga rapat.
Untuk penguatan ekstra:
Tusuk dengan paku bor lalu ketuk hingga rata.
Atau gunakan sekrup self-tapping pada beberapa titik.
Periksa sudut 90° menggunakan waterpass agar struktur tetap lurus.
Kelebihan:
Tidak menghasilkan panas berlebih (tidak merusak cat besi hollow).
Bisa dibongkar pasang (jika hanya pakai palu).
Cocok untuk proyek DIY dan renovasi rumah.
Kekurangan:
Kekuatan lebih rendah dibanding las (sekitar 60-70% tergantung teknik).
Rentan karat jika sambungan tidak dicat ulang.
Kurang cocok untuk struktur outdoor tanpa pelindung.
Bersihkan karat atau kotoran sebelum menyambung.
Olesi sambungan dengan cat anti karat atau epoxy setelah selesai.
Gunakan besi hollow galvanis untuk proyek outdoor.
Kombinasikan dengan plat penguat (gusset plate) di sudut jika beban cukup besar.
Untuk proyek besar, lakukan uji beban terlebih dahulu.
Joint connector atau fitting khusus besi hollow.
Sekrup & mur dengan bracket L.
Paku rivet pop untuk sambungan permanen.
Lem epoxy besi (khusus beban sangat ringan).
Dalam konstruksi, kekurangan alat tidak perlu menjadi hambatan karena tersedia cara untuk menyambung besi hollow tanpa las. Langkah-langkah yang perlu Anda lakukan mencakup menggambar pola, melakukan pemotongan dengan gerinda portabel, dan melakukan penyambungan menggunakan paku atau palu. Dengan begitu, pekerjaan konstruksi tentu dapat dipercepat tanpa mengorbankan kekuatan dan kekokohan struktur.